Joy

20161218_111014-edit

Dimanakah sukacita ketika keadaan tak berjalan sesuai kehendak kita?

Dimanakah sukacita ketika kegagalan adalah hal yang kita hadapi setiap hari?

Dimanakah sukacita ketika orang yang kita kasihi harus meninggalkan dunia?

Dimanakah sukacita ketika kita harus menghadapi perpisahan yang tak diinginkan?

Dimanakah sukacita ketika roda kehidupan tidak lagi berada di puncak melainkan di dasar?

Dimanakah sukacita ketika tidak ada seorang pun yang mengerti perasaan kita?

Dimanakah sukacita ketika langit begitu cerah namun hati kita begitu mendung?

Dimanakah sukacita ketika ketidakadilan begitu nyata di depan mata?

Dimanakah sukacita ketika masa depan yang cerah belum menunjukkan tanda?

Dimanakah sukacita ketika kita merasa…..sendiri?

Adakah sukacita menjadi hal yang sangat sulit untuk kita peroleh setiap hari?

Adakah sukacita dipengaruhi oleh hal-hal yang terjadi dalam hidup kita?

Adakah sukacita begitu… jauh?

 

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku  itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

Yesus adalah sumber sukacita. Tinggal di dalam Dia memberikan kita sukacita dan damai sejahtera. Jangan izinkan dunia mencuri sukacita hidup kita. Sebaliknya, hiduplah bersama Yesus setiap hari. Maka, hidupmu tidak akan pernah sama lagi. 

Selamat Hari Natal 2016.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s