Melancholy

Di tengah membaca jurnal dan buku manajemen perubahan sambil diselingi mendengarkan lagu-lagu Korea, aku menyadari sesuatu.
Aku perempuan yang melankolis.
Bukan masalah genre lagu yang aku dengarkan tapi bagaimana aku bisa dengan sangat mudah ‘menyatu’ dengan lagu-lagu yang kudengarkan. Membingungkan?

Aku suka ketenangan.
Aku suka situasi yang sepi dan berpetualang dalam duniaku sendiri.
Aku suka musik Korea yang kebanyakan mellow dengan lirik romantis.

Aku berada dalam perpustakaan yang tenang meski banyak orang lalu-lalang di dalamnya. Namun berkat musik aku dapat tetap fokus dalam pekerjaanku, menikmati situasi yang ada, bahkan sampai tidak ‘aware’ lagi dengan sekelilingku.

Aku punya pertanyaan..
Sebenarnya di antara dua variabel ini, manakah yang memengaruhi dan dipengaruhi?
Musik menjadikanku orang yang melankolis atau,
karena aku orang yang melankolis maka suka mendengarkan lagu-lagu mellow?

Adakah yang bisa memberikan pendapat? πŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s